Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Visual Storytelling Bagi Public Relations

 


Jika
tim public relations (PR) bertanggung jawab untuk membagikan dan memperkuat
pesan perusahaan, mengapa begitu banyak elemen yang digunakan untuk melengkapi
jangkauannya? Mulai lah komunikator PR membuat konten visual sendiri yang
menarik bagi audiens tanpa mengurangi pesan yang ingin disampaikan.

Berikut
tips proses bercerita menggunakan visual:

Kendalikan
komunikasi visual

Saat
ini konten visual yang menunjukkan cerita Anda adalah bagian penting dari
proses liputan. Sebaliknya, gambar pemasaran, misalnya produk atau layanan,
bukan bagian dari kegiatan PR. Ini memberikan kesempatan bagi tim PR untuk
memiliki atau bergabung dalam proses tersebut. Saatnya bisnis Anda membuat
anggaran dan memproduksi storytelling dalam membangun hubungan dengan media.

Pahami
pentingnya visual

Konten
visual dapat menarik perhatian audiens secara langsung dan dapat mendukung cerita
Anda. Dalam hal peran PR, citra adalah cara yang efektif untuk mencapai kedekatan
hubungan dan interaksi pribadi, sesuatu yang diupayakan oleh perusahaan dan
jurnalis. Visual yang dirancang khusus untuk media, memberikan reporter elemen
tambahan yang fokus pada cerita Anda untuk meningkatkan minat baca audiens.

Pilih
dan uji coba

Kunci
keberhasilan menggunakan konten visual adalah kemudahan untuk dibagikan. Mudah
dibagikan karena mengetahui target audiens Anda dan menyediakan konten yang
sangat sesuai dengan mereka.

Buat
gambar, video, dan visual untuk setiap target audiens Anda. Dengan membuat
konten untuk setiap audiens tertentu, Anda dapat meningkatkan resonansi dan
kemungkinan adopsi untuk berbagi, menciptakan saluran berbagi di seluruh media sosial.

Resonansi
konten adalah proses yang berkelanjutan. Bersiaplah untuk menguji dan
menyempurnakan konten saat Anda membagikan. Gunakan saluran media sosial dan
promosi Anda sebagai tes dan uji coba. Cobalah pesan yang berbeda dan jenis
multimedia untuk melihat mana yang paling sesuai untuk masing-masing target
audiens Anda.

Buat
data dan informasi visual

Pesan
yang Anda komunikasikan harus mengarahkan jenis visual yang akan dibuat.
Konsumen mengabaikan konten pemasaran standar, jadi penting untuk berpikir out
of the box saat memilih arah visual itu. Berbicara tentang produk dan layanan
secara otentik tidak selalu mudah. Untuk membantu mencari sudut pandang dan
visual yang ideal, rumuskan ringkasan kreatif dan undang tim lain untuk
bergabung dalam proses ini. Kemungkinan Anda dapat bertukar pikiran tentang konten
visual yang cocok dalam menyampaikan pesan perusahaan.

Jangan
menunda

Untuk
memulai temukan seseorang yang dapat membuat konten kreatif. Ini lebih mudah
dari yang Anda pikirkan. Mungkin rekan kerja yang tertarik untuk mempraktikkan ide
kreatif visual mereka, pekerja lepas, atau agensi.

Kesimpulan

Pada
tahun 2021, tidak ada yang lebih menarik perhatian audiens daripada konten yang
kuat dan otentik. Untuk menghasilkan penggunaan media dan konsumsi audiens di
era PR saat ini dengan mengikuti protokol Covid-19.

Ada banyak
pilihan dengan anggaran berapa pun. Dengan opsi yang tersedia saat ini, tidak
ada alasan untuk menunggu lebih lama lagi. Mulailah membuat konten visual yang dapat
diterima audiens.

 

Posting Komentar untuk "Tips Visual Storytelling Bagi Public Relations"