Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kominfo Luncurkan Layanan Prima Telekomunikasi Atasi Covid-19

dok.Kominfo
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)
menyampaikan beberapa langkah kebijakan dan kegiatan dalam rangka memberikan
dukungan layanan prima telekomunikasi dan penyiaran untuk mengatasi penyebaran
Virus Corona (Covid-19).
Berdasarkan Siaran Pers pada tanggal Kamis,
19 Maret 2020, No.46/HM/KOMINFO/03/2020, Menteri Kominfo Johnny G. Plate menyampaikan
beberapa hal yang perlu diperhatikan masyarakat, yaitu:
  1. Kementerian Kominfo telah berkoordinasi
    dengan operator telekomunikasi bahwa akses data situs resmi Pemerintah RI
    tentang Covid-19 https://www.covid19.go.id/
    digratiskan dimulai per tanggal 23 Maret 2020, pelanggan tidak dikenakan kuota
    ketika mengakses situs tersebut. 
  2. Kementerian Kominfo mengimplementasikan
    secara efektif protokol informasi publik penanganan pandemi Covid-19 yang telah
    ditetapkan Pemerintah. Dukungan ini berupa penyediaan kanal informasi bagi
    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes)
    dalam menyebarluaskan informasi penanganan pandemi Covid-19.
  3. Kanal informasi yang sudah aktif antara
    lain adalah SMS blast dengan sender BNPB melalui operator seluler, call center 119, dan Public Service Announcement (PSA) oleh Lembaga
    Penyiaran Publik dan Swasta baik radio maupun televisi serta informasi yang
    disediakan oleh Penyedia Layanan Akses Internet (ISP), dan Penyedia Jasa Media
    online dalam bentuk banner online.
  4. Kementerian Kominfo telah menetapkan
    Nomor Pelayanan Darurat 117 bebas
    pulsa yang secara ekslusif digunakan oleh BNPB dan meminta operator
    telekomunikasi membuka koneksinya sesegera mungkin
  5. Kementerian Kominfo bekerja sama
    dengan WhatsApp (Facebook) dan Telkom Group sedang membangun Chatbot WA
    yang bisa diakses publik dengan nama akun: covid19.go.id
    untuk nomornya akan dipublikasikan secepatnya.
  6. Publik dapat berinteraksi dengan akun
    chat resmi pemerintah tersebut untuk memperoleh informasi secara interaktif
    melalui chatbot yang kontennya disediakan oleh BNPB dan Kemenkes RI.
    Sosialisasi akun chat resmi ini akan dilakukan melalui Lembaga Penyiaran, SMS
    blast, banner di media online dan flyers.
  7. WhatsApp (Facebook) juga sudah
    berkomitmen memberikan kebijakan khusus bagi Indonesia untuk dapat menyalurkan
    pesan WhatsApp blast terkait pandemi Covid19. Kementerian Kominfo akan
    menyediakan form bagi publik yang bersedia menerima pesan blast pada akun WhatsApp-nya.
    Whatsapp hanya memberikan kebijakan ini secara eksklusif kepada dua
    negara, yakni Indonesia dan Singapura.
  8. Chatbot dan pesan blast pada platform
    WhatsApp diharapkan sudah live trial mulai Jumat, 20 Maret 2020.
  9. Kementerian Kominfo juga
    menginstruksikan kepada Operator Telekomunikasi dan Penyedia Platform Digital
    untuk: (a) menyediakan layanan akses internet dengan kapasitas dan kualitas
    layanan yang baik; (b) menggratiskan akses terhadap situs resmi penanganan
    pandemi COVID-19 dan call center 117
    dan 119; (c) menyediakan produk
    layanan/program yang mendukung implementasi kebijakan Presiden Joko Widodo
    terkait social distancing untuk Bekerja dari Rumah (Work from Home),
    Belajar dari Rumah, dan Ibadah di Rumah; dan (d) menangkal hoaks dengan aktif
    dan mendiseminasikan informasi yang benar kepada publik.
  10. Selain dari itu, dalam rangka memastikan
    kualitas layanan telekomunikasi yang baik, tim Ditjen PPI akan terus
    melakukan pengukuran kualitas layanan (Quality of Service/QoS) di
    wilayah-wilayah pemukiman. Adapun pengukuran yang telah dilakukan menunjukan
    hasil yang baik. Tim akan secara berkelanjutan berkoordinasi dengan Operator
    Telekomunikasi. Apabila ditemukenali adanya layanan telekomunikasi yang kurang
    baik di area tertentu akan segera diupayakan tindakan optimasi.
  11. Berdasarkan laporan dari operator
    seluler, sampai dengan saat ini terdapat lonjakan trafik di area pemukiman
    rata-rata sebesar 5 – 10% dari kondisi normal. Apabila terus terjadi lonjakan
    trafik, Operator Seluler akan melakukan penambahan kapasitas pada masing-masing
    Base Transceiver Station (BTS) dan jika diperlukan operator seluler akan
    mengerahkan Mobile BTS untuk melayani daerah-daerah yang over loaded.
  12. Menteri Kominfo Johnny G. Plate
    menyampaikan ucapan terimakasih kepada lembaga penyiaran publik dan swasta yang
    telah menayangkan tayangan pemberitaan dan iklan layanan masyarakat tentang
    Covid-19.  Selain itu, ucapan terima kasih Menteri Kominfo untuk operator
    telekomunikasi dan Penyedia Layanan Internet yang memberikan kontribusi sangat
    besar untuk mendukung bekerja dan belajar dari rumah. Menteri Johnny juga
    menyampaikan terima kasih kepada WhatsApp (Facebook) yang telah menyediakan chatbot.

Menteri Kominfo juga menyampaikan
penghargaan dan apresiasi kepada pihak swasta dan usahawan yang telah membantu
pemerintah dan masyarakat dalam pencegahan serta penanganan Covid-19 di
Indonesia dalam bentuk penyediaan fasilitas pulau dan hotel. (*)

Posting Komentar untuk "Kominfo Luncurkan Layanan Prima Telekomunikasi Atasi Covid-19"