Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kuartal IV 2017, Twitter Untung USD 91,1 juta

doc.twitter

Twitter mengumumkan berhasil meraih keuntungan
bersih
pada Kuartal IV 2017 sebesar US$ 91,1 juta atau 12 sen per lembar
saham
atau menjadi 19
sen per lembar saham setelah penyesuaian
.

Meski mencatat keuntungan dalam jumlah besar, pemasukan Twitter hanya tumbuh
sekitar 2 persen dibanding tahun lalu. Lantaran pengguna Twitter tahun 2017 hanya meningkat 4 persen. Artinya,
Twitter mempertahankan jumlah pengguna per bulan sebanyak 330 juta.

Dari sisi pendapatan,
Twitter meraup US$ 732
juta dengan EBITDA
(Earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization) senilai US$ 380 juta. Nilai ini melampaui estimasi FactSet dan
StreetAccount sebesar US$
241 juta.

Keberhasilan CEO
Twitter Jack Dorsey menyedot
keuntungan tak lepas dari strateginya
melakukan sejumlah terobosan
bisnis, antara
lain memotong pos biaya
guna mendapatkan keuntungan lebih.

Berdasarkan informasi yang
dilansir oleh Twitter Inc.
Biaya yang dipotong meliputi kompensasi
berbasis saham sebagai bagian dari gaji karyawan, riset dan pengembangan, serta penjualan pemasaran.

Pada Kuartal
IV 2017, Twitter menghabiskan dana
US$
102 juta untuk kompensasi berbasis saham atau menghemat hingga 26 persen dibandingkan Kuartal IV 2016 yang mengeluarkan dana hingga US$ 138
juta.

Untuk dana riset dan
pengembangan, pada
Kuartal IV 2017 menghabiskan dana
US$ 134 juta atau memotong 35 persen dibandingkan Kuartal IV 2016 sejumlah US$ 202 juta.

Sedangkan biaya
penjualan dan pemasaran, pada
Kuartal IV 2017
menghabiskan biaya US$ 163,5 juta atau
turun
30 persen dibandingkan
tahun sebelumnya
senilai US$
223 juta.

Selain itu, Twitter
juga menutup sejumlah fitur pemasaran seperti Tellapart. Artinya, pendapatan
Twitter saat ini murni berasal dari fitur aktif yang banyak digunakan
pelanggan.

Posting Komentar untuk "Kuartal IV 2017, Twitter Untung USD 91,1 juta"