Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pembentukan Badan Cyber Nasional, Pertanyakan Kinerja Menkominfo

Pemerintah berencana membentuk Badan Cyber Nasional pada bulan ini, untuk mengawasi gerak gerik netizen di dunia maya.

Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Gerindra, Elnino Husein Mohi
menilai pembentukan badan cyber menimbulkan pertanyaan besar bagi
kinerja Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Artinya, akan memunculkan anggapan Menteri Rudiantara tidak mampu mengatasi peredaran berita bohong di internet.

“Pembentukan Badan Cyber Nasional ini, apakah Menkominfo
Rudiantara dianggap tak mampu lagi atasi pertebaran informasi di
internet? Mestinya urusan internet ini ditangani Menkominfo sebagai
regulator hardware dan software komunikasi dan informasi,” kata Elnino
dikutip dari merdeka.com.

Menurutnya, tugas awal Badan Cyber Nasional adalah memblokir
situs-situs yang menyebarkan paham separatis di Indonesia. Setelah
berhasil menutup semua situs anti NKRI, baru lah badan cyber ini fokus
pada masalah lain.

Dia tidak ingin badan cyber ini sebagai bentuk kekhawatiran
pemerintah terhadap kritik dari warganya. Sehingga pembentukan badan ini
sebagai upaya menciptakan pemerintahan diktator yang anti kritik.

“Alih-alih untuk melakukan perbaikan, justru yang terjadi adalah
pemerintah yang paranoid melakukan itu semua untuk melindungi dirinya,
atau ingin menciptakan kediktatoran yang baru,” tutupnya.

Posting Komentar untuk "Pembentukan Badan Cyber Nasional, Pertanyakan Kinerja Menkominfo"